search

Solo The Spirit of Java

Solo The Spirit of Java
Welcome to my blog
Share |
Tampilkan postingan dengan label italy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label italy. Tampilkan semua postingan

Udinese Lumat Palermo 7-0

Palermo - Dua kartu merah dan tujuh gol tercipta saat Udinese berpesta gol 7-0 atas Palermo. Berkat kemenangan itu Antonio Di Natale kini menjadi topskorer sementara Seri A, sedangkan Udinese kian mendekati zona Liga Champions.

Di Stadion Renzo Barbera, Minggu (27/2/2011) malam WIB, tim tamu Udinese langsung memimpin pada menit 10 berkat gol Antonio Di Natale.

Skor kembali berubah sembilan menit berselang melalui Alexis Sanchez. Diawali dari sebuah sepak pojok, sepakan Sanchez bikin skor jadi 2-0 untuk Udinese.

Sanchez membuat gol keduanya dalam pertandingan pada menit 28 usai meneruskan umpan Di Natale yang diawali oleh sebuah serangan balik.

Malapetaka lahir untuk Palermo pada menit 40. Sebuah pelanggaran membuat Armin Bacinovic harus menerima kartu kuning kedua dan tuan rumah pun bermain minus satu pemain.

Keunggulan pemain dimanfaatkan benar oleh Udinese yang mencetak sepasang gol dalam rentang satu menit sebelum turun minum. Di Natale bikin gol keduanya dalam laga di menit ke-41, kemudian Sanchez mencetak hat-trick pada menit 42 dari serangan balik.

Enam menit memasuki babak kedua, Sanchez menambah gol menjadi empat seraya menjadikan skor dalam pertandingan menjadi 6-0.

Situasi menjadi semakin buruk untuk Palermo pada menit 60. Matteo Darmian menerima kartu merah usai melakukan sebuah pelanggaran dan Palermo kehilangan satu pemain lagi.

Dalam kesempatan yang sama, wasit juga memberikan tendangan penalti untuk Udinese yang dituntaskan dengan baik oleh Di Natale.

Hasil tersebut membuat Udinese kian mendekati zona Liga Champions. Mereka hanya tertinggal satu poin dari Lazio yang ada di posisi empat klasemen Seri A.

Tambahan tiga gol dalam laga tersebut sekaligus membuat Di Natale kini menjadi topskorer sementara Seri A dengan torehan 21 gol, lebih banyak satu dari Edinson Cavani (Napoli)).

Susunan Pemain:

Palermo: Sirigu; Darmian, Andelkovic (Munoz 46), Bovo, Balzaretti; Migliaccio, Bacinovic, Nocerino; Ilicic, Pastore (Acquah 63), Hernandez (Pinilla 75)

Udinese: Handanovic; Benatia, Zapata (Coda 46), Domizzi; Isla, Pinzi, Inler (Battocchio 68), Asamoah, Armero; Sanchez (Denis 52), Di Natale
»»  Baca Selengkapnya...

Inter Gusur Napoli

Juara bertahan Serie A Internazionale Milan kembali menemukan ritme terbaiknya saat menumbangkan tuan rumah Sampdoria dengan keunggulan dua gol tanpa balas di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (27/2).

Torehan nilai sempurna ini untuk sementara membuat tim asuhan Leonardo itu menggeser posisi Napoli dengan nilai 53 angka dan hanya terpaut dua poin dari AC Milan, yang baru turun bertanding melawan Napoli pada Senin ini.

Inter Milan berpeluang mencuri gol terlebih dulu di menit 14, saat umpan tarik Wesley Sneijder dari sisi kanan mengarah ke dalam kotak penalti, namun sayang tandukan Houssine Kharja masih sedikit melebar dari arah gawang.

Tiga menit kemudian pelanggaran pemain Sampdoria di luar kotak penalti hampir membuahkan hasil bagi tim tamu, saat eksekusi tendangan bebas Sneijder dari jarak 30 meter masih mengarah tepat dalam pelukan Gianluca Curci.

Memasuki setengah jam, Inter kembali mengancam gawang Sampdoria. Berawal dari umpan tusukan Pazzini dari sisi kiri gagal dimanfaatkan oleh Sneijder dan Lucio, meski sama-sama sudah berada di depan gawang.

Gawang Julio Cesar terhindar dari kebobolan, saat peluang yang didapati oleh Reto Ziegler tepat di mulut gawang masih dapat diblok oleh Andrea Rannocchia.

Tidak lama kemudian kembali Sampdoria menekan lini pertahanan Nerazzurri. Kali ini giliran Andrea Poli yang mengirimkan tendangan datar ke gawang Cesar, namun sayang bola masih mengenai mistar kanan gawang.

Inter kembali menggebrak selepas turun minum dan Sneijder untuk kesekian kalinya memperoleh peluang matang, setelah aksi individunya dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi kiri gawang.

Tidak lama kemudian ganti Sampdoria yang melepaskan ancaman ke gawang Inter, beruntung aksi Massimo Maccarone masih dapat digagalkan Julio Cesar dengan hadangan kakinya untuk mengeblok tendangan datar Maccarone.

Kebuntuan Inter baru bisa dipecahkan di menit ke-73. Berawal dari pelanggaran Gastaldello di luar kotak penalti terhadap Pazzini, tidak disia-siakan oleh Sneijder yang mengarahkan bola dari tendangan bebas berjarak 25 meter ke sudut kanan gawang Curci.

Tidak lama kemudian Sneijder kembali memperoleh peluang dari bola mati, namun kali ini tendangannya dari sisi kiri masih mengenai tiang kiri gawang.

Samuel Eto'o dua kali berkesempatan untuk menggandakan keunggulan timnya, saat tendangan kerasnya masih dapat digagalkan oleh Curci.

Di penghujung pertandingan Samuel Eto'o akhirnya tidak membuang-buang peluang matang saat aksi individunya dari sudut yang sama kali ini tidak dapat digagalkan Curci, mengingat tendangannya mengarah keras melewati hadangan kedua kaki sang kiper.

Susunan pemain:

Sampdoria: Gianluca Curci, Daniele Gastaldello, Stefano Lucchini, Massimo Volta, Angelo Palombo, Daniele Dessena (Biabiany 77'), Andrea Poli (Macheda 88'), Reto Ziegler, Daniele Mannini, Massimo Maccarone, Stefano Guberti (Koman 84').

Inter Milan: Julio Cesar, Andrea Rannocchia, Lucio, Cristian Chivu, Yuto Nagamoto, Dejan Stankovic, Wesley Sneijder, Javier Zanetti, Houssine Kharja (Pandev 63'), Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini (Mariga 88').
»»  Baca Selengkapnya...

Juve Kalah Lagi

Keinginan Juventus masuk empat besar Serie A tampaknya harus dikubur dalam-dalam setelah kembali menelan kekalahan. Di giornata ke-27, giliran Bologna yang mampu membungkam I Bianconeri 0-2 di Stadion Olimpico, Sabtu (26/2).

Akibat dua kekalahan beruntun ini, Juve terpuruk di posisi tujuh dengan 41 angka, terpaut tujuh angka dari Lazio yang berada di posisi empat dan baru berlaga nanti malam. Bologna sendiri sukses naik ke posisi 11 dengan torehan 35 poin.

Adalah mantan penyerang Juve Marco Di Vaio yang menjadi pahlawan Bologna dengan dua golnya. Kekalahan ini membuat posisi pelatih Juve Luigi Del Neri makin terancam pemecatan.

Juve sebenarnya mengawali laga dengan baik. Pertandingan baru berjalan 11 menit, Juve sudah nyaris unggul bila umpan Giorgio Chiellini mampu dituntaskan Alessandro Matri menjadi gol.

Peluang kembali didapat Juve di menit 23 saat tendangan keras Felipe Melo masih dapat digagalkan penjaga gawang Bologna Emiliano Viviano.

Empat menit sebelum jeda, Juve seharusnya mampu unggul. Sayangnya tendangan penyerang Vincenzo Iaquinta masih membentur tiang gawang.

Di awal babak kedua, Bologna mengebrak dan mampu membungkam publik Olimpico ketika Di Vaio lepas dari jebakan off-side dan dengan dingin memperdaya Marco Storari.

Di Vaio kembali membobol gawang Storari di menit ke-63. Mendapat umpan tumit dari Meggiorini, Di Vaio memperdaya dua bek Juve sebelum melepaskan tendangan mendatar.

Usaha Juve untuk mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil sampai akhir. Keberuntungan tampak sedang tidak berpihak kepada Juve.

Beberapa peluang matang sebenarnya mampu mereka lahirkan seperti ketika sontekan Luca Toni dimulut gawang masih dapat disapu pemain bertahan Bologna tepat sebelum melintasi garis gawang.

Susunan Pemain:

Juventus: Storari; Grygera (Pepe 69), Barzagli, Bonucci, Chiellini; Krasic, Melo, Marchisio, Martinez (Del Piero 46); Iaquinta (Toni 46), Matri

Bologna: Viviano; Esposito (Mutarelli 30), Portanova, Britos (Cherubin 76), Rubin; Perez, Mudingayi, Casarini; Della Rocca; Meggiorini (Busce' 88), Di Vaio.
»»  Baca Selengkapnya...

Ronaldinho Tak Ingin Tinggalkan San Siro

image
Ronaldinho. (Getty Images)

Winger AC Milan, Ronaldinho, menyatakan kalau ia tidak akan meninggalkan San Siro meski kecewa tidak dimainkan saat derby melawan Inter Milan.

Belakangan ini Ronaldinho mulai kehilangan tempatnya di Milan. Semenjak semakin tajamnya Robinho, Massimiliano Allegri lebih sering memainkan eks striker Manchester City itu ketimbang Ronaldinho. Terakhir, ia dibangkucadangkan saat Milan menghadapi rival sekotanya, Inter Milan, Minggu (14/11) waktu setempat.

"Saya tidak senang (saat melawan Inter). Anda tidak akan senang jika anda tidak dimainkan di pertandingan penting seperti derby. Tapi ketika saya melihat posisi kami di kalsemen sementara Serie A, saya merasa cukup senang," ujar winger berusia 30 tahun itu, seperti yang dikutip Footballitalia.

Menyoal masa depannya di klub rival sekota Inter itu, Ronaldinho menegaskan kalau dia tidak akan pindah pada bursa transfer Januari nanti. Sebaliknya ia menyatakan kalau ia akan berjuang bersama Milan untuk meraih Scudetto pada musim ini sehingga ia mendapat tempat di timnas Brasil pada Piala Dunia 2014 nanti.

"Saya akan mengulangnya kembali, saya tidak akan meninggalkan Milan. Kemenangan yang saya raih bersama Milan akan membantu saya mencapai cita-cita saya yang lain, yaitu bermain pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Saya sangat bahagia di Milan," tutup pemain yang meraih FIFA Ballon d'Or sebanyak dua kali itu.

»»  Baca Selengkapnya...

Harapan pada Krasic

image
Milos Krasic. (Getty Images)

Banyaknya pemain Juventus yang mengalami cedera dan berdampak pada penampilan tim, membuat gelandang Bianconeri, Milos Krasic, diharapkan bisa pulih tepat waktunya saat menghadapi Genoa akhir pekan ini.

Juventus memang harus pasrah ketika beberapa pemainnya mengalami cedera musim ini. Namun, ada kabar baik menjelang pertemuan dengan Genoa. Datasport melansir Milos Krasic akan pulih tepat pada waktunya untuk tampil menghadapi The Grifoni, Minggu (21/11).

Mantan bintang CSKA Moskva itu dikabarkan telah kembali berlatih bersama Bianconeri pada Selasa (16/11). Krasic melakukan latihan menembak dan menggiring bola untuk melakukan pemulihan dari cedera ringan yang membuatnya harus melewatkan pertandingan Bianconeri saat menghadapi Brescia dan Roma.

Selain beberapa pemain yang absen karena cedera, Simone Pepe tidak bisa bermain karena hukuman akumulasi dan Claudio Marchisio diragukan setelah ia meninggalkan kamp latihan tim nasional Italia, sehingga pemulihan pemain Serbia itu menjadi sangat penting bagi pelatih Juve, Luigi Del Neri.

Krasic sendiri memang telah menjadi salah satu pemain terbaik Juventus musim ini, di mana itu dibuktikan melalui lonjakan sejauh 700 posisi di Castrol Rankings selama beberapa bulan terakhir.

»»  Baca Selengkapnya...

Milan Tidak Butuh Penyerang Baru

Enlarge font
image
Mario Balotelli. (Getty Images)

Meski bakal ditinggal cukup lama oleh duet Alexandre Pato dan Filippo Inzaghi, Milan menepis isu yang menghubung-hubungkan mereka dengan striker baru.

Pato diperkirakan baru bisa kembali di awal tahun 2011 sementara Pippo harus absen selama enam bulan setelah menderita cedera lutut serius.

Karena itu, bukan hal yang aneh jika pertemuan antara wakil presiden Adriano Galliani dengan Mario Balotelli di sebuah restoran dihubung-hubungkan dengan kepindahan striker Manchester City tersebut ke Milan.

Galliani sendiri menolak jika percakapan antara dia dengan Balotelli dikait-kaitkan dengan proses negosiasi.

"Jujur saja, menurut saya dia anak yang baik dan semalam kami makan di restoran yang sama," ujar Galliani kepada Gr Parlamento.

"Kami membicarakan banyak hal, tapi tidak ada proses negosiasi. Bagaimanapun, Manchester City adalah klub kaya dan kuat. Mereka tidak akan mengambil Balotelli hanya untuk enam bulan," tambahnya.

Sementara itu, isu lainnya, yang menghubungkan Milan dengan striker Cagliari, Alessandro Matri, disanggah pelatih Massimiliano Allgeri.

"Saya mengenal Matri dengan baik karena ia anak asuh saya di Cagliari. Tapi, pada Januari Pato akan kembali dan dengan Ibrahimovic, Robinho, dan Ronaldinho di depan, kami akan baik-baik saja," jelas Allegri kepada Itasportpress.

Matri adalah produk akademi Milan yang bersinar setelah dipoles Allegri di Cagliari. Musim ini, striker berusia 26 tahun tersebut telah mengoleksi 5 gol bagi Isolani.

»»  Baca Selengkapnya...

Pemain Serie A Rencanakan Mogok Masal

image
Giancarlo Abete. (Getty Images)

Pemain-pemain yang bermain di Serie A Italia mengancam akan mogok bermain secara besar-besaran jika tuntutan penghilangan beberapa klausa dalam perjanjian kontrak kolektif antara pemain dan Lega tidak dihilangkan.

Isu yang ditentang oleh Asosiasi Pemain Italia (AIC) adalah adanya opsi yang membolehkan sebuah klub memaksa seorang pemain pindah ke klub lain ketika masa kontraknya tersisa satu musim.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giancarlo Abete, yang menjadi mediator bagi AIC dan Serie A, telah mencoba menjembatani kedua belah pihak. Dia mengatakan kalau isu itu dapat dikesampingkan dalam proses perundingan mengenai kontrak kolektif antara AIC dan Serie A. Tapi presiden Serie A, Maurizio Beretta, menolak usulan Abate sehingga proses negosiasi buntu.

Bersamaan dengan buntunya perundingan tersebut, AIC memutuskan bahwa anggotanya akan mogok bermain secara besar-besaran jika masalah tersebut tidak segera diselesaikan sebelum tanggal 30 November nanti.

"Pemain-pemain Serie A mempertimbangkan untuk tidak bertanding untuk melancarkan protes. AIC akan memberi waktu hingga 30 November, setelah itu kami akan menentukan kapan kami akan mogok bermain jika masalah ini tidak diselesaikan," tulis pernyataan resmi AIC, seperti yang dikutip Soccernet.

Ini bukan yang pertama kalinya AIC mengancam akan mogok. Sebelumnya mereka juga pernah mengancam akan mogok pada September lalu karena masalah yang sama. Tapi semuanya dibatalkan setelah perundingan kembali berjalan.

»»  Baca Selengkapnya...

Banding Totti Ditolak


AS Roma melakukan updaya banding untuk mengurangi hukuman Francesco Totti. Banding itu dilakukan lantaran kubu I Lupi gerah dengan situasi yang berkembang.

Lantaran sikap kasarnya kepada Mario Balotelli di final Coppa Italia, Totti dihukum FIGC 4 laga. Itu membuat dia setidaknya absen pada 3 fase Coppa Italia musim depan.

"Sikap Francesco memang kasar. Dia pun mengakuinya. Tapi, tetap saja itu adalah pelanggaran yang terjadi dalam permainan," sebut pernyataan resmi kubu Roma.

"Awalnya, kami tak ingin mengajukan banding. Tapi, kami berubah pikiran setelah melihat situasi yang berkembang. Intinya, kami tak terima jika Francesco dikatakan rasis."

Kendati demikian, upaya banding Roma itu kemungkinan mengalami jalan buntu. FIGC tampaknya tetap akan memberikan sanksi tersebut kepada kapten I Lupi itu. (jalu)

»»  Baca Selengkapnya...

Chiellini dan Amauri Obati Krisis Juventus

Chiellini dan Amauri/ dok.SOCCER
Chiellini dan Amauri/ dok.SOCCER

Kabar baik menghampiri kubu Juventus. Krisis pemain yang melanda skuad I Bianconeri berangsur mulai membaik. Yang terkini, Giorgi Chielini dan Amauri sudah siap kembali bermain setelah pulih dari cedera.

Kedua pemain sudah kembali berlatih sejak Senin (8/11) pagi setelah sebelumnya absen saat Juventus mengalahkan Cesena dengan skor 3-1, Minggu (7/11).

Chiellini sudah absen akibat cedera otot saat melakukan pemanasan menjelang laga kontra AC Milan. Sementara Amauri harus beristirahat karena terserang flu.

Jika tidak ada aral melintang, keduanya sudah bisa dimainkan kembali saat I Bianconeri menyambangi markas Brescia di Stadion Mario Rigamonti pada Rabu (10/11) besok.

Sebelum keduanya kembali, Juventus memang terpaksa menggunakan jaa para pemain muda mereka demi mengatasi krisis di skuad utama. Termasuk bek berusia 18 tahun, Dane Frederik yang sempat dipercaya menemani Leonardo Bonucci di jantung pertahanan saat bersua Cesena.

Kabar bagus lainnya muncul dari bek sayap pinjaman dari Arsenal, Armand Traore yang perlahan sudah membaik dan ikut latihan dengan sekuad utama.

Namun, Juventus juga harus mendapat kabar buruk setelah felipe Melo dikabarkan dalam kondisi yang kurang fit. Dia cuma sanggup bermain 15 menit saat menghadapi Cesena meski berstatus sebagai pemain penganti.

Pada laga melawan Brescia, melo hampir dipastikan tidak bisa bermain. Pun dalam laga akhir pekan saat bertemu AS Roma.
»»  Baca Selengkapnya...

Juventus Ramaikan Bursa Scudetto

image
Alessandro Del Piero. (Getty Images)

Juventus meramaikan perburuan Scudetto pada musim ini setelah mereka berhasil mengalahkan Cesena dengan skor 3-1, Minggu (7/11) malam WIB.

Bermain di kandang sendiri, Juve harus tertinggal terlebih dahulu melalui gol Luis Jimenez pada menit 11. Gol itu diciptakannya melalui sepakan keras di depan mulut gawang Juve memanfaatkan umpan tandukan dari Matias Ezequiel Schelotto.

Tertinggal 1-0, Juve pun berusaha membalasnya. Sayangnya walau serangan demi serangan mereka lancarkan, gol yang diharapkan tidak juga kunjung tercipta.

Gol bagi Juve baru tercipta 15 menit menjelang babak pertama berakhir. Saat itu Juve mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Maximiliano Pellegrino. Alessandro Del Piero, yang jadi algojo, tak membuang peluang dan menciptakan gol penyeimbang bagi Juve.

Dua menit sebelum turun minum, Juve malah berbalik unggul. Kali ini giliran Fabio Quagliarella yang berhasil membalikkan keadaan melalui sundulannya memanfaatkan umpan lambung Claudio Marchisio. Gol ini lahir setelah beberapa menit sebelumnya Cesena harus bermain dengan 10 orang pemain menyusul dikartumerahnya Maximiliano Pellegrino.

Hanya memimpin dengan keunggulan tipis, Juve coba melebarkan keunggulan pada babak kedua. Namun Juve baru berhasil memperlebar keunggulan mereka menjadi 3-1 dua menit sebelum bubaran. Gol itu diciptakan Vincenzo Iaquinta melalui sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti Cesena memanfaatkan umpan silang Hasan Salihamidzic. Skor 3-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan atas Cesena ini juga menipiskan selisih poin mereka dengan Lazio, yang berada di puncak klasemen sementara Serie A, menjadi empat poin.

Susunan Pemain:

Juventus: Storari; Motta, Bonucci, Sorensen, Grosso; Pepe, Sissoko (Felipe Melo 57) (Salihamidzic 71), Aquilani, Marchisio; Quagliarella, Del Piero (Iaquinta 57)

Cesena: Antonioli; Nagatomo, Von Bergen, Pellegrino, Lauro (Ceccarelli 78); Schelotto (Benalouane 44), Appiah, Parolo; Jimenez, Giaccherini; Bogdani (Rodriguez 77)

»»  Baca Selengkapnya...

Menang Lagi Tanpa Krasic, Juve Memberi Bukti


Beritabola.com Turin - Juventus membuktikan kalau mereka bukanlah tim yang bergantung kepada satu orang. Buktinya, tanpa Milos Krasic pun 'Nyonya Tua' bisa menang lagi.

Setelah direkrut musim panas lalu, Krasic tampil cukup menawan untuk Juve. Hal itu membuat Bianconeri pun sampai dinilai terlalu bergantung kepada si pemain Serbia.

Akan tetapi, aksi tipu-tipu yang dilakukan Krasic dalam pertandingan kontra Bologna 24 Oktober lalu membuatnya dihukum dua partai. Artinya Juve tak bisa memainkan Krasic saat melawan AC Milan dan Cesena.

Di lapangan Juve lantas memberi sebuah pembuktikan. Tanpa keberadaan Krasic, Milan dibekuk 2-1 dan kemudian Cesena dihantam 3-1, Minggu (7/11/2010) malam WIB.

"Saya puas, seperti yang saya bilang kalau Juventus tak bergantung kepada satu pemain pun. Siapa pun yang namanya ada di papan skor, kami adalah Juve dan seperti itulah kami harus melangkah ke lapangan," tegas Pelatih Juve Luigi Del Neri di Football Italia.

Hasil atas Cesena itu sendiri tak diraih Juve dengan mudah karena sudah harus ketinggalan lewat gol cepat Luis Jimenez pada menit 11. Dengan semangat ekstra karena tampil di kandang, plus satu kartu merah untuk Cesena, Juve lantas bisa memukul balik.

"Saya senang dengan para pemain hari ini, karena kami dalam situasi genting di mana ada tujuh sampai delapan pemain absen, tapi semua pemain pengganti mampu melakoni perannya."

"Kami harusnya lebih tajam di depan gawang lawan, karena kami mestinya bisa memastikan kemenangan lebih cepat, tapi kami malah harus menunggu sampai gol Vincenzo Iaquinta," papar Del Neri seraya memberi kritik untuk timnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Ronaldinho Masuk Brasil Lagi


Janeiro - Ronaldinho sudah 1,5 tahun tidak pernah tampil untuk timnas Brasil. Kesempatan penyerang AC Milan itu untuk berbaju Samba lagi terbuka karena ia dipanggil untuk menghadapi Argentina.

Naman Dinho ada dalah 23 pemain yang dipilih oleh pelatih Mano Menezes buat meladeni Argentina dalam laga persahabatan yang akan digelar di Doha, Qatar, 17 November mendatang.

Selain Dinho, Menezes juga memanggil penyerang muda Santos, Neymar. Pemuda 18 tahun itu sempat tidak dipanggil awal Oktober lalu karena persoalan disiplin.

Ronaldinho sendiri saat ini sedang dibekap cedera paha dan akan absen saat Milan menjamu Juventus di Seri A akhir pekan ini. Namun pria 30 tahun itu sudah akan siap saat Milan bentrok dengan Real Madrid di Liga Champions.

Skuad Brasil untuk laga kontra Argentina:
Kiper: Victor (Gremio), Jefferson (Botafogo), Neto (Atletico-Paranaense)

Belakang: Daniel Alves (Barcelona), Andre Santos (Fenerbahce), Rafael (Manchester United), Adriano Correia (Barcelona), Alex Costa (Chelsea), David Luiz (Benfica), Rever (Atletico-Mineiro), Thiago Silva (AC Milan)

Tengah: Elias, Jucilei (both Corinthians), Douglas (Gremio), Lucas (Liverpool), Philippe Coutinho (Inter Milan), Ronaldinho (AC Milan), Ramires (Chelsea), Sandro (Tottenham Hotspur)

Depan: Alexandre Pato, Robinho (keduanya AC Milan), Neymar (Santos), Andre (Dynamo Kiev)
»»  Baca Selengkapnya...

Inilah 5 Trik Juventus Kalahkan Milan

Laga berat harus dilakoni Juventus saat bertandang ke markas AC Milan di Stadion San Siro, Sabtu (30/10). Berikut lima trik yang bisa digunakan pelatih I Bianconeri, Luigi Del Neri, guna mengatasi perlawanan Milan:

1. Menekan kedua bek sayap
Sama halnya dengan Juventus, dua bek sayap Milan dianggap sebagai salah satu titik lemah di tim. Gianluca Zambrotta dan Massimo Oddo sudah berusia lanjut, sementara Luca Antonini tengah cedera. Beruntung Milos Krasic yang berpotensi mengobrak-abrik kali ini tak akan tampil. Namun Del Neri masih bisa mengoptimalkan peran Simone Pepe dan Jorge Martinez. Apalagi dua striker Juve, Alessandro Del Piero dan Fabio Quagliarella juga memiliki kemampuan menyerang melalui kedua sisi lapangan.

2. Mematikan Andrea Pirlo
Andrea Pirlo merupakan sosok sentral di lini tengah Milan. Meski tak banyak melakukan pergerakkan, namin visi serta umpan-umpannya kerap menghadirkan petaka bagi setiap musuh Milan. Namun, seiring semakin menuanya usia Pirlo, Juventus bisa memaksimalkan kekuatan fisik para gelandangnya untuk menekan Pirlo. Jika Pirlo tak berkutik, kreativitas lini tengah Milan akan sedikit terganggu.

3. Memaksimalkan set-piece bola mati. Tendangan bebas dan sepak pojok akan menjadi senjata ampuh bagi Juventus. Terlebih jika Milan memainkan Christian Abbiati sebagai kiper utama ketimbang Marco Amelia. Abbiati terbiasa meninju bola ketimbang menangkap setiap mengantisipasi umpan silang lawan. Dengan tidak hadirnya Amauri dan Vincenzo Iaquinta, maka umpan silang dari permainan terbuka tak akan efektif bagi I Bianconeri. Hanya melalui set-piece bola mati Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci berkesempatan memaksimalkan peluang.

4. Konsisten menyerang dan menekan.
Selain di era Michel Platini dan Zinedine Zidane, Juventus bukanlah tim yang mengedepankan permainan teknik individu. Mereka lebih mengandalkan taktik dan fisik. Kebalikkannya dengan Milan saat ini yang bakal memaksimalkan permainan teknik tinggi dari para pemainnya. Namun, memetik pelajaran dari Real Madrid, Milan kerap kesulitan setiap meladeni permainan menekan konsisten dari lawannya. Jika staminan Juventus masih cukup untuk terus intensif menyerang dan menekan sepanjang laga, Milan bisa gagal mengembangkan gaya bermain andalannya.

5. Instruksikan Chiellini mengawal ketat Ibrahimovic.

Perseteruan kedua pemain sudah tercipta sejak beberapa musim lalu. Sejak Ibrahimovic masih di Inter, Chiellini kerap menjadi musuh nomor satunya. Setiap menghadapi duel satu lawan satu, Ibra selalu sulit keluar dari tekanan. Terlebih Chiellini memiliki kemampuan khusus dalam memancing emosi sang striker. Jika Milan masih terlalu mengandalkan Ibra, maka alamat peran Chiellini akan sangat menonjol dalam duel kali ini.

»»  Baca Selengkapnya...

Del Piero pemain tersubur Juve di seri A

Getty Images

Milan–Alessandro Del Piero mencatat rekor baru berkat golnya dalam membantu Juventus menang 2-1 atas AC Milan. Gol itu ternyata juga membuatnya mengindikasikan ingin merumput lebih lama lagi bersama Juve.

Del Piero sukses menjebol gawang Milan dalam pertandingan kontra Juve, Minggu (31/10) dinihari WIB. Gol yang ia cetak pada menit ke-65 itu menjadi nomor ke-179 untuknya buat Juve di Seri A.

Jumlah itulah yang lantas menempatkan nama Del Piero sebagai pencetak gol tersubur sepanjang sejarah Bianconeri di Seri A, mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Giampiero Boniperti sejumlah 178 gol.

“179, tak ada lagi rekor lain yang harus dipatahkan,” bunyi sebuah tulisan di kaos seorang fans Juve yang sempat ikut merayakan gol Del Piero di San Siro, seperti dikutip Reuters.

Del Piero, top skorer Juve di seluruh kompetisi dan juga pemegang jumlah penampil terbanyak klub itu, sepertinya jadi punya motivasi baru dengan gol tersebut. Jika sebelumnya dispekulasikan bakal “gantung sepatu” atau pindah klub usai kontraknya habis di akhir musim, kini pemain 35 tahun itu memberi indikasi bisa saja menambah durasi.

“Aku harus berpikir, mungkin besok,” jawabnya saat ditanya Sky mengenai musim depan.

“Saat ini aku bugar dan ingin bermain, itulah yang terpenting. Sedikit demi sedikit kita akan tahu bagaimana prosesnya dalam bulan-bulan ke depan. Masa depanku sangatlah terbuka,” papar Del Piero.

Dengan tambahan gol ke gawang Milan, Del Piero sudah mengemas 200 gol total di Seri A dan Seri B. Untuk Seri A, 179 gol milik Del Piero sendiri masih jauh dari jumlah bomber tersubur sepanjang masa kompetisi itu, Silvio Piola, yang punya 274 gol.

Kalau jumlah itu masih terlalu jauh, Del Piero yang kini menduduki posisi 10 dalam daftar pencetak gol terbanyak Seri A lebih realistis mengejar 205 gol milik Roberto Baggio yang duduk di posisi lima daftar tersebut.

Akan tetapi, Del Piero saat ini boleh jadi tak mau berpikir terlalu jauh ke depan. Ia niscaya hanya ingin menikmati sejenak capaian manis yang kebetulan ia torehkan di markas Milan, salah satu rival Juve di Italia.

“Ini memiliki rasa istimewa. Kami sudah tak pernah menang di San Siro untuk waktu yang lama. Kami mengalami masalah-masalah dengan cedera pemain, bahkan malam ini,” lugas Del Piero.

»»  Baca Selengkapnya...

Nasib Baik MILAN

MILAN—Laga AC Milan kontra Juventus di Stadion San Siro, Minggu (31/10) akan menjadi Big Match dalam giornata ke-9 Serie A. kondisi AC Milan lebih bagus karena mereka calon lawan mereka sedang dihantam masalah serius dengan absennya sejumlah pemain lini depan.
Juventus setidaknya akan kehilangan Amauri, Iaquinta, dan Milos Krasic. Praktis hanya ada Alessandro Del Piero dan Fabio Quagliarella yang akan dijadikan tumpuan harapan untuk mengimbangi daya serang Robinho, Ibrahimovic, dan Pato.
Skuad Milan pun tengah diliputi kerpercayaan diri yang tinggi menyusul keberhasilan membukukan kemenangan dalam empat laga terakhir. “Jika kami tampil 100 persen, saya tak melihat akan ada halangan. Tiga poin akan menjadi milik kami,” sesumbar Gelandang Milan asal Ghana, Kevin-Prince Boateng, dilansir Goal, Jumat (29/10).
Selain itu, jika berhasil mengalahkan Juve, mental pemain Milan pasti akan langsung melambung. “Kemenangan bakal membuat kami berada pada momen positif dan membuktikan bahwa kami mampu bertarung memperebutkan Scudetto,” lanjut Boateng.
Selain itu, Milan berpeluang nangkring ke puncak klasemen Serie A, menyodok Lazio yang saat ini unggul dengan dua angka. Syaratnya, tentu skuad besutan Massimiliano Allegri mengunci kemenangan atas Juventus akhir pekan ini.
Akan tetapi, ini juga bukan perkara mudah mengingat Juve juga tengah bergeliat merangsek ke papan atas. Attacante sekaligus kapten Juventus tetap yakin skuadnya bisa memetik poin di San Siro, meski tidak didukung sejumlah pemain inti. “Mengalahkan Milan akan menjadi pencapaian hebat,” kata Del Piero sebagaimana dilansir La Gazzetta dello Sport, Jumat (29/10).
Del Piero juga buka suara seputar masa depannya bersama Bianconeri. Kontrak sang kapten bakal habis akhir musim ini. “Akan menyenangkan bisa main bersama Juve musim depan dengan stadion baru. Kontrak baru akan kami putuskan bersama dengan klub. Saya masih ingin bermain, baik bersama Juventus atau hijrah ke luar negeri,” pungkasnya.
Meski sudah memasuki masa senja di karier sepakbola, Del Piero tetap akan menjadi salah satu ancaman serius bagi Milan. Pasalnya, dia adalah pemain yang sudah cukup makan asam garam di kancah Serie A. San Siro juga bukan merupakan stadion yang baru bagi sang legenda Juventus. “Apakah ini jadi laga terakhir saya di San Siro? Saya akan mencoba menggunakan pengalaman saya,” tandas striker 35 tahun itu. (oke/ned)
»»  Baca Selengkapnya...

Del Piero Pemain Tersubur Juve di Seri A


Beritabola.com Milan - Alessandro Del Piero mencatat rekor baru berkat golnya dalam membantu Juventus menang 2-1 atas AC Milan. Gol itu ternyata juga membuatnya mengindikasikan ingin merumput lebih lama lagi bersama Juve.

Del Piero sukses menjebol gawang Milan dalam pertandingan kontra Juve, Minggu (31/10/2010) dinihari WIB. Gol yang ia cetak pada menit ke-65 itu menjadi nomor ke-179 untuknya buat Juve di Seri A.

Jumlah itulah yang lantas menempatkan nama Del Piero sebagai pencetak gol tersubur sepanjang sejarah Bianconeri di Seri A, mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Giampiero Boniperti sejumlah 178 gol.

"179, tak ada lagi rekor lain yang harus dipatahkan," bunyi sebuah tulisan di kaos seorang fans Juve yang sempat ikut merayakan gol Del Piero di San Siro, seperti dikutip Reuters.

Del Piero, top skorer Juve di seluruh kompetisi dan juga pemegang jumlah penampil terbanyak klub itu, sepertinya jadi punya motivasi baru dengan gol tersebut. Jika sebelumnya dispekulasikan bakal "gantung sepatu" atau pindah klub usai kontraknya habis di akhir musim, kini pemain 35 tahun itu memberi indikasi bisa saja menambah durasi.

"Aku harus berpikir, mungkin besok," jawabnya saat ditanya Sky mengenai musim depan.

"Saat ini aku bugar dan ingin bermain, itulah yang terpenting. Sedikit demi sedikit kita akan tahu bagaimana prosesnya dalam bulan-bulan ke depan. Masa depanku sangatlah terbuka," papar Del Piero.

Dengan tambahan gol ke gawang Milan, Del Piero sudah mengemas 200 gol total di Seri A dan Seri B. Untuk Seri A, 179 gol milik Del Piero sendiri masih jauh dari jumlah bomber tersubur sepanjang masa kompetisi itu, Silvio Piola, yang punya 274 gol.

Kalau jumlah itu masih terlalu jauh, Del Piero yang kini menduduki posisi 10 dalam daftar pencetak gol terbanyak Seri A lebih realistis mengejar 205 gol milik Roberto Baggio yang duduk di posisi lima daftar tersebut.

Akan tetapi, Del Piero saat ini boleh jadi tak mau berpikir terlalu jauh ke depan. Ia niscaya hanya ingin menikmati sejenak capaian manis yang kebetulan ia torehkan di markas Milan, salah satu rival Juve di Italia.

"Ini memiliki rasa istimewa. Kami sudah tak pernah menang di San Siro untuk waktu yang lama. Kami mengalami masalah-masalah dengan cedera pemain, bahkan malam ini," lugas Del Piero.
»»  Baca Selengkapnya...

'Singa' Juventus Sudah Mengaum


Beritabola.com Turin - Juventus merapat ke papan atas klasemen sementara Seri A setelah mengalahkan tim kuat AC Milan 2-1 di San Siro. Ini menunjukkan bahwa "singa-singa" La Vecchia Signora sudah mengaum.

Kemenangan pada Minggu (31/10/2010) dinihari WIB itu membuat Juve merapat dengan tiga tim teratas di daftar tabel kompetisi. Saat ini, dengan 15 poin mereka cuma terpaut dua angka dari Milan, tiga dari Inter, dan empat dengan Lazio.

Felipe Melo adalah salah satu pemain terbaik Bianconeri saat menghentikan Rossoneri. Ia juga membuat sebuah penyelamatan krusial di mulut gawang timnya.

"Setiap kali fans meminta kami menjadi 11 singa di lapangan, kami menjelma lebih dari itu," cetus gelandang Brasil itu kepada stasiun televisi Sky Italia.

"Tidak ada yang percaya Juventus. Tapi kami sudah membuktikan bahwa kami tim yang hebat. Inilah kemenangan yang akan meninggikan kami," sambungnya.

Juve mengawali musim ini dengan tersendat-sendat. Dari empat pertandingan mereka hanya menang satu kali dan kalah dua kali. Tapi kemudian langkah "Si Nyonya Tua" mulai sesuai jalurnya.

"Saya rasa sebuah Juventus baru telah lahir. Kami masih punya banyak pekerjaan, tapi kami ada di trek yang betul dan bisa terus melaju," ujar Melo lagi. "Inter dan Milan punya sesuatu yang lebih, tapi kami pun sudah di jalur yang sesuai."
»»  Baca Selengkapnya...

Krasic Sebut Aksi Diving-nya Naluriah


Milos Krasic diancam dengan hukuman skorsing dua laga akibat melakukan aksi diving di laga kontra Bologna akhir pekan silam. Si pemain sendiri mengaku tidak berniat untuk melakukan hal tersebut.

Belakangan ini Krasic menjadi bahan perbincangan di Liga Italia. Bintang Juventus asal Serbia tersebut terbukti melakukan aksi pura-pura jatuh untuk memenangkan hadiah penalti yang kemudian gagal dieksekusi Vincenzo Iaquinta.

Kubu Bologna pun geram. Mereka menyebut penalti tersebut adalah skandal. Sehari setelahnya komisi disiplin Lega Calcio memutuskan untuk mereview insiden tersebut

Setelah melihat rekaman televisi pertandingan tersebut, Krasic dinyatakan bersalah dan dikenai hukuman berupa skorsing dua laga dan terancam absen di laga besar kontra AC Milan akhir pekan ini dan Cesena pekan depan. Juve pun berniat untuk mengajukan banding terkait hukuman Krasic.

"Saya sangat menyesal untuk segalanya, saya tidak berniat untuk melakukannya dan itu merupakan gerakan yang naluriah," ujar Krasic dalam wawancaranya di sebuah televisi dikutip Football Italia.

"Ada banyak suara terkait hal yang sudah terjadi dan itu sungguh tidak penting. Saya sebenarnya bukan tipe orang yang suka melakukan yang demikian," sesalnya.
»»  Baca Selengkapnya...

Liga Italia Pekan Ini - Pekan Milan & Juve Tak 'Berteman'

Jakarta - Rivalitas AC Milan dengan Juventus belakangan ini sebenarnya tidaklah sengit-sengit amat mengingat mereka punya musuh bersama. Tapi ini berubah setidaknya dua kali dalam semusim, dengan salah satunya hadir akhir pekan ini.

Dengan dominannya Inter Milan di Seri A beberapa tahun belakangan, Milan dan Juve bak punya musuh bersama. Seperti ungkapan "musuhnya musuh saya adalah teman", hubungan Rossoneri dan Bianconeri pun jadi "teman dekat" karena hal itu.

Baik Milan dan Juve niscaya juga belum lupa dengan skandal Calciopoli. Mereka terkena getahnya dan masing-masing mendapat sanksi. Inter di sisi lain kebagian satu buah Scudetto dan memulai dominasi mereka di Seri A. Milan dan Juve pun meradang karena merasa Nerazzurri sangat diuntungkan.

Kesamaan nasib itu pun mendekatkan Milan dan Juve. Namun, "kedekatan" ini jelas akan berubah saat keduanya harus berhadapan di lapangan, seperti pada akhir pekan nanti di San Siro, Minggu (31/10/2010) dinihari WIB, dalam partai pekan ke-9 Seri A Italia. Dari "teman", Milan dan Juve kini harus jadi lawan yang sama-sama mengejar kemenangan.

Milan yang jadi tuan rumah saat ini sedang duduk di posisi dua klasemen dengan 17 angka, tertinggal dua poin dari Lazio yang bertengger di puncak dan unggul dua poin dari Inter yang ada di posisi tiga.

Kemenangan atas Juve bukan hanya akan membuat Milan bisa menjaga keunggulan dari Inter, tapi juga membuat mereka bisa terus membayangi Lazio, atau bahkan menyalip jika Biancoceleste tersandung dalam lawatannya ke markas Palermo pekan ini.

Sementara Juve yang ada di posisi lima dengan 12 poin juga takkan kalah semangat meraih angka demi mengamankan tempat atau sekaligus membenahi posisi mereka.

Inter yang jadi rival berat kedua tim itu pekan ini akan bertandang ke markas Genoa. Statistik pertemuan menempatkan La Beneamata jauh di atas angin karena tak pernah kalah kontra Genoa dalam enam pertemuan Seri A, dengan tiga kemenangan dan tiga kali imbang. Dalam lawatan terakhir ke Luigi Ferraris, Inter bahkan sukses berpesta gol 5-0.

Seri A Pekan ke-9:

Genoa vs Internazionale
AS Roma v Lecce
AC Milan v Juventus
Palermo v Lazio
Bari v Udinese
Brescia v Napoli
Cagliari v Bologna
Cesena v Sampdoria
Parma v Chievo Verona
Catania v Fiorentina
»»  Baca Selengkapnya...

Juve Menang Berkat Kreasi Krasic


Turin - Milos Krasic semakin menunjukkan dirinya sebagai pemain penting di Juventus. Andai tidak mencetak gol, gelandang Serbia ini tampil sebagai kreator dari lahirnya skor bagi Bianconeri.

Juventus mengalahkan Lecce empat gol tanpa balas, Minggu (17/10/2010) malam WIB. Tujuh puluh lima persen dari gol Juventus lahir berkat kreasi Krasic.

Gelandang 25 tahun itu dua kali mengirimkan assist yang berhasil dimanfaatkan Fabio Quagliarella dan Alessandro Del Piero, dan satu kali "menghasilkan" penalti bagi Juventus.

Dilansir dari Soccernet, koleksi assist Krasic di Seri A saat ini mencapai angka lima. Ada pun gol yang sudah dia bukukan adalah tiga.

Tidak diragukan lagi, mantan pemain CSKA Moskow itu menjelma menjadi sosok penting bagi La Vecchia Signora.

"Krasic sudah mulai menyatu dengan sistem dan pergerakan pemain, di sisi lain kami memberikannya bantuan untuk berkembang," ujar pelatih Juventus Luigi Del Neri di Football-Italia.

"Ia sangat agresif dalam situasi satu lawan satu. Ia sangat paham bagaimana caranya menyerang lewat ruang dan sangat efektif."

"Krasic merupakan pemain yang penting, melakukan yang terbaik. Dengan karakteristik dan dukungannya, apa yang dia lakukan saat ini sungguh krusial, meski dia tidak bisa selalu 100 persen," tutup Del Neri.
»»  Baca Selengkapnya...
Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com bola-mania-football.blogspot.com 2010-11-09 monthly 0.5